RUDY AHMAD SUDRAJAT NPM 41151015200219, 2025 DAMPAK NEGATIF KUNJUNGAN WISATAWAN KE BALI DITINJAU DALAM PERSPEKTIF HUKUM TINDAK PIDANA NARKOTIKA Skripsi
Abstract
Pariwisata merupakan sektor utama yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Bali. Namun, tingginya kunjungan wisatawan, membawa juga dampak negatif, salah satunya tindak pidana narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak negatif kunjungan wisatawan ke Bali, khususnya terkait tindak pidana narkotika, serta meninjau upaya penegakan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis-empiris dengan pendekatan kualitatif, yang mengkombinasikan kajian normatif terhadap UndangUndang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan data empiris dari BPS Provinsi Bali dan BNN Provinsi Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan memiliki korelasi dengan meningkatnya risiko peredaran gelap narkotika di Bali. Faktor penyebabnya antara lain lemahnya pengawasan pada titik kedatangan wisatawan, gaya hidup bebas yang diadopsi sebagian wisatawan, dan adanya jaringan peredaran narkotika internasional yang memanfaatkan destinasi pariwisata sebagai jalur distribusi. Penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika di Bali masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan koordinasi antarinstansi, kesulitan pembuktian dalam kasus yang melibatkan warga negara asing, dan keterbatasan teknologi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antarinstansi penegak hukum, peningkatan fasilitas deteksi narkotika di pintu masuk wisatawan, dan pengembangan kebijakan hukum yang tidak hanya represif tetapi juga preventif, termasuk pendekatan berbasis rehabilitasi bagi wisatawan pengguna narkotika. Dengan demikian, upaya penanggulangan dampak negatif pariwisata terhadap tindak pidana narkotika dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.